Interface Pada Web
Juli 27, 2008 pukul 9:33 am | Ditulis dalam Uncategorized | Komentar Dimatikan1. HTML
HTML singkatan dari Hyper Text Markup Language adalah file teks atau file ASCII yang berisi instruksi/script kepada web browser untuk menampilkan suatu tampilan grafis dari sebuah halaman web. Didalam file HTML terdapat beberapa “tag” atau kode-kode yang dimengerti oleh web browser dan dapat menampilkannya di layar monitor.
File HTML dapat dibuat dengan aplikasi text editor apapun di sistem operasi apapun, antara lain : Notepad di Windows, emasc atau vi di Unix atau SimpleText di Macintosh. File HTML ini juga bisa dibuat di aplikasi word processor apapun asalkan saat menyimpan file tersebut disimpan dengan format text-only.
Salah satu kelebihan file HTML adalah cross platform, artinya file HTML dapat ditampilkan di beberapa Operating System (OS) yang berbeda dan memiliki tampilan yang sama walaupun saat pembuatannya menggunakan satu OS tertentu saja.
Tag HTML pada umumnya dibuat berpasangan, ada tag pembuka dan ada tag penutup. Format umum tag HTML adalah :
<nama_tag> Teks yang akan ditampilkan </nama_tag>
Sebuah contoh, misalnya judul halaman ini menggunakan tag header :
<h3> Apa itu tag HTML ? </h3>
Tag tersebut akan memberikan informasi kepada web browser untuk menampilkan teks “Apa itu tag HTML ?” dengan style header level 3. Tag HTML dapat menginstruksikan web browser untuk menebalkan sebuah teks (bold), menampilkan dengan format miring/italic, membuatnya sebagai sebuah header dengan level tertentu, atau membuatnya sebagai sebuah hyperlink ke halaman web yang lain.
Sebuah tag penutup </nama_tag> selalu diberikan karakter “/”, yang berfungsi untuk memberhentikan proses tagging kepada web browser. Banyak tag HTML yang selalu berpasangan dengan cara seperti ini. Bila kita lupa memberikan tag penutup maka web browser akan menganggap bahwa tag tersebbut berlaku untuk keseluruhan dokumen dan hasil tampilan halaman web tersebut tidak seperti yang kita inginkan.
Penulisan tag-tag HTML tidak memperhatikan penggunaan huruf (case in-sensitive), apakah menggunakan huruf besar atau huruf kecil, akan menghasilkan tampilan yang sama.
Tidak seperti di bahasa pemrograman, kesalahan akibat peletakan atau penggunaan tag HTML tidak akan mengakibatkan sistem komputer menjadi hang atau rusak. Kesalahan tersebut hanya akan berakibat pada tampilan halaman web tersebut.
Web browser memang sengaja dirancang dengan kemampuan mengenali dan melaksanakan ‘hanya’ beberapa tag HTML dari keseluruhan tag standard W3C. Bila ada tag HTML yang tidak diketahui dalam halaman web yang sedang diproses, web browser akan mengabaikannya seakan-akan tag tersebut tidak ada.
Contoh : <tagsaya><h3>Apa itu tag HTML ? </h3></tagsaya>
akan menampilkan tampilan yang sama dengan <h3>Apa itu tag HTML ? </h3>. Jadi tag <tagsaya> dan </tagsaya> sama sekali diabaikan oleh web browser.
2. APPLET
Applets adalah satu dari fitur yang paling menarik dalam java. Applet merupakan program yang di jalankan melalui web browser . Sebuah applet adalah tipe yang spesial dari program java yang dieksekusi melalui internet secara khusus berjalan pada suatu web browser seperti Netscape Navigator, Mozilla atau Microsoft Internet explorer bagaimanapun jika dibandingkan dengan Aplikasi Java yang normal tidak diijinkan mengakses applet pada komputeryang mana dijalankan untuk alasan keamanan. Applet ini cukup terbatas jika dibandingkan dengan Aplikasi java.
3. AJAX
AJAX bukanlah bahasa pemrograman seperti halnya PHP, ASP, Java dan sebagainya, tapi hanya sebuah teknik untuk mengembangkan aplikasi web yang lebih interaktif, cepat dan responsif. AJAX sendiri adalah singkatan dari Asynchonous JavaScript and XML.
AJAX merupakan kombinasi dari beberapa teknologi web, yaitu:
- HTML (HyperText Markup Language)
- JavaScript
- XML (eXtensible Markup Language)
- DHTML (Dynamic HTML)
- DOM (Document Object Model)
Transfer data antara browser dan web server (HTTP request) terjadi secara asynchronous. Hal inilah yang memungkinkan halaman web untuk me-request sejumlah kecil data dari server tanpa harus me-reload keseluruhan halaman web.
Jika kita ingin mengembangkan aplikasi, ada dua pilihan yang bisa di ambil, yaitu:
- Aplikasi desktop (desktop application)
- Aplikasi web (web application)
Aplikasi desktop adalah aplikasi yang biasa di install di komputer desktop, misalnya MS Office, Corel Draw, dan Photoshop. Aplikasi ini biasanya didistribusikan melalui CD atau dalam bentuk file yang bisa didownload dari Internet.
Sedangkan aplikasi web adalah aplikasi yang berjalan di web server dan diakses melalui web browser. Aplikasi desktop pada umumnya proses eksekusinya sangat cepat karena berjalan di komputer lokal. Sebaliknya, aplikasi web lebih lambat, karena harus menunggu loading dari server.
Salah satu keunggulan dari aplikasi web adalah pada distribusi aplikasi. Aplikasi web cukup diinstall di web server dan bisa diakses dari manapun melalui web browser. Lebih efisien dan lebih mudah di-maintenance daripada aplikasi desktop.
Dengan teknik AJAX ini bisa mengembangkan aplikasi web yang cepat dan responsif seperti halnya aplikasi desktop. Aplikasi web yang memiliki karakteristik seperti aplikasi desktop ini sering disebut dengan istilah Rich Internet Application (RIA).
Berikut ini contoh aplikasi web yang dikembangkan dengan teknik AJAX, yaitu:
- Google Map
- Google Suggest
- GMail
- Orkut
- Flickr
7 Tips Perawatan Rambut
Juli 16, 2008 pukul 4:09 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
1. Biasakan hidup Sehat. Olah raga secara teratur, makan makanan dengan gizi seimbang dan hindari stres.
2. Usahakan untuk selalu tidur nyenyak setiap malam. Agar sirkulasi darah yang tak lancar membuat rambut jadi kusam.
3. Jika berenang, sebelum mulai berenang basahi dulu rambut Anda dengan air biasa. Air kolam renang biasanya dicampur kaporit, yang tentunya tak bagus buat rambut.
4. Gunakan pengering rambut dengan setting dingin. Udara panas dari pengering dapat membuat rambut kering dan rusak.
5. Gunakan sisir yang terbuat dari kayu, bahan ini bagus untuk menjaga agar rambut Anda tak mudah rontok. Selalu gunakan sisir yang bersih,
6. Selalu sisir rambut dengan arah turun.
7. Pilih shampo dengan kualitas terbagus yang paling sesuai dengan rambut Anda.
Perbedaan Visual Basic dengan Delphi
Juli 14, 2008 pukul 12:40 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 1 KomentarPerbedaan Visual Basic dengan Delphi adalah:
1. Di Visual Basic unutk menambahkan komponen baru harus di tambahkan secara di menu project sedangkan di delphi sudah terdapat komponen yang terdapat di tab komponennya.
2. Visual Basic lebih sulit unutk menkoneksikan ke database nya dan di Delphi lebih mudah karena sudah ada komponenya.
3. Delphi lebih sulit membuat kode bahasa pemograman nya.
Hai..
Juli 3, 2008 pukul 12:53 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentarHai ini weblog wenny… baru di bikin nih
bagus ngak yah..
Hello world!
Juli 3, 2008 pukul 12:46 am | Ditulis dalam Uncategorized | 4 KomentarWelcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.